MUI Jatim Minta Pria yang Tendang dan Membuang Sesajen Tidak diproses Hukum Dulu, Apa Alasannya?

- Jumat, 14 Januari 2022 | 23:57 WIB
Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur MUI Jatim Minta Pria yang Tendang dan Membuang Sesajen Tidak diproses Hukum Dulu, Apa Alasannya?
Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur MUI Jatim Minta Pria yang Tendang dan Membuang Sesajen Tidak diproses Hukum Dulu, Apa Alasannya?

Menurutnya, saat insiden terjadi sebenarnya kala itu para relawan, salah satunya Hadfana dalam kegitan membantu penduduk sekitar setelah mengalami bencana erupsi Gunung Semeru. ”Jadi itu relawan kan membantu logistik jadi ada kejadian itu. Menurut saya dimediasi, diselesaikan kekeluargaan, lalu pelaku minta maaf, sudah lanjutkan proses tugas relawan itu. Tapi kalau memang warga tingkat kebenciannya sudah gak mau direkonsiliasi atau cara damai ya, silakan (Dilanjut)," lanjutnya.

Makruf juga menghimbau agar jangan sampai kejadian itu memicu perpecahan ormas yang beraneka ragam di Indonesia.

"Bagi MUI bersama jajaran dan semua umat Islam, ada NU, Muhammadiyah, dan lainnya, jangan sampai insiden kecil ini menghilangkan tugas mulia yang ingin membantu sebagai relawan. Jangan sampai terulang lagi hal itu," bebernya.

Baca Juga: Beredar Foto Pria yang Diduga Menendang dan Membuang Sesajen di Gunung Semeru dengan Irwansyah dan Teuku Wisnu

Beredar Foto Pria yang Diduga Menendang dan Membuang Sesajen di Gunung Semeru dengan Irwansyah dan Teuku Wisnu Twitter @santorini

sementara kini Hadfana telah diperiksa di Polda Jatim. Direskrim Umum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto mengatakan, pelaku masih menjalani pemeriksaan. "Motif tersangka membuang sesajen tersebut adalah pemahaman keyakinan yang berbeda. Tersangka juga mengakui jika dirinya yang telah menyebarkan video itu ke grup WhatsApp," katanya, Jumat 14 Januari 2022.

Tersangka, lanjutnya, juga mengaku bahwa perbuatannya itu dilakukan secara spontan saat melihat sesajen. "Untuk keterangan sementara, tersangka mengaku melakukannya karena tindakan spontan dan video yang telah viral itu, tersangka mengaku jika dia sendiri yang menyebarkannya ke grup WhatsApp," sambungnya.

Hadfana Firdaus ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 156 dan 158 KUHP tentang Ujaran Kebencian terhadap Satu Golongan dengan ancaman pidananya 4 tahun penjara.

Sebelumnya, beredar luas di masyarakat sebuah video dari sesorang berjenggot yang memakai peci dan sarung yang melempar dan menendang dua baki makanan yang diduga sesaji di Gunung semeru sambil bertakbir.

Baca Juga: Gus Miftah Marahi Orang Buang dan Tendang Sesaji di Gunung Semeru Sambil Takbir ‘Jangan Merasa Paling Pandai!’

Halaman:

Editor: Lucky Nur Hidayat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X