GP Ansor Minta Polisi Beri Kesempatan Ferdinand Hutahaean Dalami Agama Islam

- Selasa, 11 Januari 2022 | 09:47 WIB
Pegiat media sosial yang pernah menjadi politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahean berjalan saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/1/2022).  (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Pegiat media sosial yang pernah menjadi politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahean berjalan saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/1/2022). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

MALANG, AYOMALANG.COM -- Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri telah menetapkan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka kasus ujaran kebencian mengandung SARA, Senin 10 Januari 2022 malam.

Ketua GP Ansor Luqman Hakim secara khusus meminta Polisi memberikan kesempatan kepada Ferdinand Hutahaean untuk mendapatkan bimbingan agama Islam.

"Selama proses hukum berjalan, secara khusus saya minta Polisi memberi kesempatan kepada Ferdinand Hutahaean, yang merupakan seorang mualaf, untuk mendapat bimbingan agama Islam," kata Luqman di Jakarta, Selasa 11 Januari 2022, seperti dilansir Suara.com.

Baca Juga: Gus Miftah Marahi Orang Buang dan Tendang Sesaji di Gunung Semeru Sambil Takbir ‘Jangan Merasa Paling Pandai!’

Menurut Luqman yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR RI, GP Ansor menghormati dan mengapresiasi langkah cepat dan tegas polisi dalam memroses kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Ferdinand Hutahaean.

Dia berharap, langkah cepat dan tegas polisi tersebut dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat sehingga dapat dicegah potensi meluasnya kegaduhan publik yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.

Karena itu, dia meminta masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada Polisi dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, tanpa menghakimi terlebih dahulu, hingga putusan pengadilan dijatuhkan.

Baca Juga: Beredar Foto Pria yang Diduga Menendang dan Membuang Sesajen di Gunung Semeru dengan Irwansyah dan Teuku Wisnu

Luqman juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijaksana menggunakan media sosial.

Halaman:

Editor: Hari Istiawan

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X