Kapolres Jakarta Pusat Ultimatum Pemuda Pancasila, Serahkan Oknum Penganiaya AKBP Darmawan Atau Kami Kejar!

- Jumat, 26 November 2021 | 15:30 WIB
 (Foto: instagram @gegana_id)
(Foto: instagram @gegana_id)

JAKARTA, AYOMALANG.COM -- Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Hengki Haryadi mengeluarkan ultimatum kepada massa dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) yang melakukan aksi di sekitar Gedung DPR MPR RI.

Dia meminta pimpinan aksi untuk bertanggung jawab dan sesegera mungkin menyerahkan oknum yang melakukan tindakan kekerasan atau penganiayaan kepada Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP Pol) Darmawan Karosekali.

AKBP Darmawan merupakan Kepala Bagian Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, dia sebenarnya tengah bertugas mengamankan aksi tersebut. Dikabarkan yang bersangkutan mengalami luka-luka yang cukup serius di bagian kepala.

Setelah aksi pemukulan terjadi, Hengki naik ke mobil komando dan berbicara melalui pengeras suara di hadapan massa Pemuda Pancasila yang melakukan aksi demo di depan gedung, di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat itu.

Baca Juga: Rais Aam Perintahkan Muktamar ke-34 NU Dimajukan, Gus Ipul: PBNU Sedang Tidak Baik-baik Saja

”Perwira kami, AKBP dikeroyok (hingga) luka-luka. Saya miris, saya bersahabat dengan ketua Pemuda Pancasila Jakpus, tapi justru anggota kami dianiaya oleh rekan-rekan sendiri. Saya minta diserahkan atau kami kejar," kata Hengky di Jakarta, Kamis, 25 November 2021.

Hengki mengatakan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum telah ternoda dengan terlukanya seorang perwira polisi. “Luka-luka dikepalanya (AKBP Darmawan, Red.) darahnya mengalir. Sekali lagi saya minta koordinator kegiatan ini bertanggung jawab dan segera menyerahkan (pelaku penganiayaan, Red.), jangan aksi rekan-rekan dinodai dengan kegiatan yang justru melawan hukum," tegas Hengki.

Baca Juga: Muktamar ke-34 NU Dimajukan pada 17 Desember 2021, Apa Alasannya?

Hengki juga meminta kepada para saksi yang melihat kejadian untuk memberi informasi terkait identitas dan keberadaan pelaku.

Halaman:

Editor: Hari Istiawan

Tags

Terkini

X