Klaim Pandemi Terkendali, Kemenkes Masih Survei Prevalensi Antibodi Sampai Pekan III Desember 2021

- Rabu, 24 November 2021 | 08:30 WIB
PPKM Level 3 diberlakukan di seluruh Indonesia, saat Nataru. (covid19.go.id.)
PPKM Level 3 diberlakukan di seluruh Indonesia, saat Nataru. (covid19.go.id.)

MALANG, AYOMALANG.COM -- Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 secara nasional pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menuai perdebatan.

Agenda pemerintah memberlakukan PPKM Level 3 dalam rangkaian Nataru itu mulai 24 Desember 2021-2 Januari 2022 justru menjadi polemik.

Penyebabnya, kasus Covid-19 yang rendah dan terkendali. Terutama dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Baca Juga: Pengumuman Terburu-buru, Khawatir Masyarakat Berwisata Sebelum Berlaku PPKM Level 3 Libur Nataru

Hingga capaian vaksinasi yang semakin masif menjadi alasan banyak orang menentang pembatasan saat Nataru.

Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono mengatakan, pembatasan mobilitas cukup dilakukan dengan pengaturan perjalanan.

Pengaturan perjalanan seperti tes antigen atau PCR dan skrining kesehatan dengan aplikasi PeduliLindungi.

Pandu Riono juga menyebut kekebalan kelompok atau herd immunity pada sebagian besar masyarakat Indonesia sudah terbentuk.

Baca Juga: PPKM Level 3 Serentak Mulai 24 Desember 2021, Berikut Kegiatan Dilarang dalam Rangkaian Natal dan Tahun Baru

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X