Laporan Fiktif, Kades Tulus Besar Hudi Mariyono Ditahan Kejari Kabupaten Malang Diduga Selewengkan Rp 240 Juta

- Rabu, 24 November 2021 | 11:36 WIB
Kepala Desa Tulus Besar, Tumpang, Kabupaten Malang Hudi Mariyono kenakan rompi tahanan digelandang menuju Lapas Klas I Lowokwaru, Kota Malang. (Foto: infomalangan)
Kepala Desa Tulus Besar, Tumpang, Kabupaten Malang Hudi Mariyono kenakan rompi tahanan digelandang menuju Lapas Klas I Lowokwaru, Kota Malang. (Foto: infomalangan)

MALANG, AYOMALANG.COM -- Dugaan korupsi di Desa Tulus Besar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang menyeret petinggi desa itu.

Kepala Desa (Kades) Tulus Besar Hudi Mariyono dicokok intelijen Kejaksanaan Negeri (Kejari) Kepanjen.

Penahanan Hudi Mariyono terkait kasus dugaan kasus korupsi. Hudi Mariyono ditengarai menyelewengkan dana desa (DD) 2020 sebesar Rp 240 juta.

Hudi Mariyono sebelum ditahan sempat menjalani pemeriksaan lanjutan di Kejari Kepanjen.

Baca Juga: Miris, Pencabul dan Perundung Kota Malang Sempat Swafoto Setelah Cabuli dan Aniaya Korban Anak Panti Asuhan

Pasca pemeriksaan Hudi Maryono mengenakan rompi tahanan warna oranye. Kemudian para jaksa membawanya ke Lapas Klas I Lowokwaru, Kota Malang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepanjen Edi Suhandojo melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Agus Hariyono membenarkan penahanan Kades Hudi Mariyono.

"Benar (ada kepala desa) sudah ditahan. Sudah sembilan orang saksi yang kami periksa dalam perkara korupsi DD tahun 2020," kata Agus Hariyono sebagaimana dikutip AyoMalang.com dalam postingan yang diunggah akun Instagram @infomalangan pada Selasa Selasa 23 November 2021.

Baca Juga: Pelaku Pencabulan di Kota Malang Terhadap Anak Panti Asuhan, Perantauan Serabutan Ternyata Pernah Digerebek

Halaman:

Editor: Suryo Eko Prasetyo

Sumber: Instagram/@infomalangan

Tags

Terkini

X