LP2M Universitas Negeri Malang Kembangkan Inovasi Terapan Tekhnologi Mesin Pemisah Kulit Ari Kacang

- Kamis, 11 November 2021 | 08:33 WIB
Kepala pusat HIKA (HKI, Inkubasi Bisnis, Komersialisasi dan Afiliasi Industri) Prof. Dr. H. Muhammad Alfian Mizar, M.P menunjukkan Mesin Pemisah Kulit Ari Kacang  (Istimewa)
Kepala pusat HIKA (HKI, Inkubasi Bisnis, Komersialisasi dan Afiliasi Industri) Prof. Dr. H. Muhammad Alfian Mizar, M.P menunjukkan Mesin Pemisah Kulit Ari Kacang (Istimewa)

MALANG,AYOMALANG.COM-LP2M Universitas Negeri Malang kembali kembangkan Inovasi Terapan Tekhnologi Tepat Guna Mesin Pemisah Kulit Ari Kacang Bagi UKM Kota Probolinggo.

Kepala pusat HIKA (HKI, Inkubasi Bisnis, Komersialisasi dan Afiliasi Industri) Prof. Dr. H. Muhammad Alfian Mizar, M.P menjelaskan, bahwa Proses yang dilakukan dalam pengolahan kacang mentah hingga menjadi camilan membutuhkan proses yang cukup lama.

Khususnya dalam pemisahan biji dengan kulit ari kacang tanah yang masih tercampur setelah proses pengupasan kulit ari kacang yang selama ini masih menggunakan cara manual atau dipilah satu persatu menggunakan tangan.

Menurut Prof Alfian, implementasi teknologi tepat guna berupa mesin pemisah kulit ari kacang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan yang tinggi.

" Selain itu juga berguna untuk membantu mitra industri olahan kacang dalam mendukung usaha mitra, utamanya bagi UKM Kota Probolinggo". Jelasnya.

Baca Juga: INBISTEK LP2M Universitas Negeri Malang Gelar Workshop Management Bisnis dan Strategi Digital Marketing

Lebih lanjut Prof Alfian menerangkan bahwa tujuan dalam implementasi ini yaitu mengatasi kesulitan proses pengolahan kacang pada proses pemisahan kulit ari kacang yang selama ini dilakukan dengan cara manual yang kapasitas produksinya masih rendah.

"Berdasarkan implementasi yang telah dilakukan, peningkatan produksi dapat diaktualisasi mampu meningkat hingga 30%, sehingga implementasi mesin pemisah kulit ari kacang dapat memberikan sumbangsih yang relatif besar untuk meningkatkan produktifitas, kualitas dan omzet bagi para pelaku UKM Kota Probolinggo". Jelas Prof Alfian.

Baca Juga: Universitas Negeri Malang Kantongi Hak Paten Mesin Glazing Mesin Gosok Penghalus Permukaan Kulit Kerajinan

Halaman:

Editor: Ach Zaini Khusyairi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X